---
title: Evaluasi Empat Model Gambar untuk Prototipe Lokasi Game 3D
url: https://www.elseif.net/id/evaluasi-empat-model-gambar-untuk-prototipe-lokasi-game-3d
published: 2026-11-03T05:09:00+00:00
language: id
section: Model
source: https://habr.com/ru/companies/studyai/articles/1101390/?utm_campaign=1101390&utm_source=habrahabr&utm_medium=rss
organizations: Nano Banana Pro, Grok Image 2, Qwen Image 3, Seedream 5.0 Lite
publisher: elseif
---

# Evaluasi Empat Model Gambar untuk Prototipe Lokasi Game 3D

Empat model kecerdasan buatan, yaitu Nano Banana Pro, Grok Image 2, Qwen Image 3, dan Seedream 5.0 Lite, diuji kemampuannya dalam merancang sepuluh lokasi untuk game peran 3D bergenre fantasi dengan estetika poligon rendah. Pengujian ini bertujuan melihat sejauh mana model-model tersebut dapat menghasilkan konsep tata letak level yang layak, bukan sekadar aset statis seperti karakter atau bangunan. Hasilnya menunjukkan perbedaan signifikan dalam pemahaman instruksi, konsistensi gaya, dan kualitas detail antar model.

Nano Banana Pro dan Grok Image 2 langsung memahami permintaan untuk membuat konsep lokasi dengan tata letak yang jelas pada percobaan pertama. Sebaliknya, Qwen Image 3 gagal memahami instruksi pada awal pengujian dan menghasilkan gambar sel penjara yang tampak seperti aset dari game lain. Seedream 5.0 Lite hanya menggambar lorong dengan kerangka, yang dinilai kurang sesuai untuk genre yang diuji. Pada putaran kedua, Grok dan Nano Banana Pro kembali menghasilkan desain yang baik, sementara Qwen mulai menunjukkan pemahaman yang lebih baik setelah mendapat umpan balik positif.

Perbedaan gaya visual terlihat jelas antara model-model tersebut. Model yang disebut sebagai kelompok Barat, yaitu Grok dan Nano Banana Pro, menghasilkan aset yang tampak lebih terinci dan matang. Grok cenderung menggunakan palet warna yang lebih gelap dan kalem, sedangkan Nano Banana Pro memilih warna yang lebih cerah dan ramah, bahkan ketika diminta untuk suasana yang suram. Model dari Tiongkok, Qwen dan Seedream, menggambar dengan gaya yang lebih sederhana dan kasar. Qwen memiliki fitur jendela prompt negatif yang memungkinkan pengguna untuk mengecualikan elemen tertentu, seperti pemotongan bingkai yang tidak diinginkan.

Dalam pengujian lokasi yang lebih kompleks, seperti arena latihan polisi udara, Nano Banana Pro menambahkan elemen lingkaran biru di udara yang diinterpretasikan sebagai alat latihan. Grok menghasilkan desain yang besar tetapi dengan logika panah putus-putus yang membingungkan. Qwen dan Seedream kekurangan detail pada lokasi ini. Untuk lokasi gudang senjata, Nano Banana Pro dan Qwen dianggap memiliki visi yang paling menarik, sementara desain Seedream dinilai terlalu sederhana dan mirip dengan toko elektronik tahun 2011.

Pada lokasi kedai minum, Grok kembali unggul dengan menambahkan karakter wanita yang tidak relevan, yang dinilai mengganggu. Qwen menghasilkan suasana yang hangat dan mengingatkan pada game klasik, serta cenderung menambahkan papan nama pada lokasi. Untuk lokasi perkemahan orc, Qwen menghasilkan desain yang paling menarik, sementara Nano Banana Pro dan Grok menghasilkan ruang yang terlalu sempit. Seedream selalu menghasilkan gambar dengan cepat tetapi dengan detail yang minim, yang dikaitkan dengan statusnya sebagai model kelas hemat.

Pada lokasi terakhir, yaitu ruang takhta kastil kuno, semua model berhasil memberikan hasil yang cukup baik. Nano Banana Pro menunjukkan permainan cahaya dan bayangan yang menarik, sementara Grok menambahkan patung wanita dalam zirah. Qwen menghasilkan suasana yang melankolis, dan Seedream menghasilkan ruang yang tampak seperti area transisi yang kosong. Secara keseluruhan, Grok dinilai paling konsisten secara stilistik dan paling siap untuk dikembangkan menjadi lokasi penuh. Nano Banana Pro dinilai mampu memahami instruksi dengan cepat dan menghasilkan aset berkualitas tinggi. Qwen memiliki potensi tetapi membutuhkan waktu lebih lama untuk menyesuaikan diri, sementara Seedream menghasilkan gambar yang terlalu naif meskipun cepat.
